Sunday, December 8, 2013

Alfatihah Jalur Komunikasi Allah Dan HambaNya


ALFATIHAH JALUR KOMUNIKASI ALLAH DAN HAMBANYA
Oleh : Mohamad Fatoni Asyhari
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَلَّى صَلَاةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ، فَهِيَ خِدَاجٌ ثَلَاثًا، غَيْرَ تَمَامٍ، فَقِيلَ لِأَبِي هُرَيْرَةَ: إِنَّا نَكُونُ وَرَاءَ الْإِمَامِ، فَقَالَ: اقْرَأْ بِهَا فِي نَفْسِكَ، فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: قَسَمْتُ الصَّلَاةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ، وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ، فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ: الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: حَمِدَنِي عَبْدِي، وَإِذَا قَالَ: الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي، وَإِذَا قَالَ: مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . قَالَ اللَّهُ: مَجَّدَنِي عَبْدِي – وَقَالَ مَرَّةً: فَوَّضَ إِلَيَّ عَبْدِي، فَإِذَا قَالَ: إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . قَالَ: هَذَا بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ، فَإِذَا قَالَ: اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ . قَالَ: هَذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ.
رواه مسلم ومالك والترمذي وأبو داود والنسائي وابن ماجه.
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda : Barangsiapa shalat tanpa membaca surah Al-Fatihah, maka shalatnya kurang (diucapkan tiga kali), tidak sempurna shalatnya. Kemudian disampaikan kepada Abu Hurairah, sesungguhnya kami di belakang imam, maka beliau berkata, bacalah dengannya (Al-Fatihah) untuk dirimu sendiri (cukup didengar sendiri), karena aku mendengar Rasulullahصلى الله عليه وسلم bersabda : Allah عز وجل berfirman :  Aku bagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian. Dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta, maka ketika hambaku berkata : alhamdu lillaahi robbil ‘aalamin (segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam). Allah عز وجل berfirman : Hambaku telah memuji-Ku. Ketika hamba berkata : arrohmaanir rohiim (Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang), Allah عز وجل berfirman : Hambaku telah menyanjungKu, dan ketika seorang mengucapkan, maaliki yaumid diini (Yang Menguasai di Hari Pembalasan), Allah عز وجل berfirman : Hambaku telah memuliakan Aku – dan (Abu Hurairah) pernah mengatakan (dengan redaksi), Hambaku telah berserah diri kepadaku - dan ketika hamba berkata, Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin (Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan), Allah عز وجل berfirman, ini adalah bagian-Ku dan bagian hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta, dan ketika hamba berkata, ihdinash shiroothol mustaqiim, shirothol ladziina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhuubi ‘alaihim waladh dhoolliin (Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Allah عز وجل berfirman : Ini adalah bagi hambaku, dan bagi hambaku apa yang dia minta.
(Hadits riwayat Imam Muslim, Imam Malik, Imam Tirmidzi, Imam Abu Dawud, Imam Nasai dan Imam Ibnu Majah)

 
Inti Kandungan Hadits :
1.      Surat Al-Fatihah tetap dibaca dalam tiap rokaatnya, baik sebagai imam atau makmum.
2.      Surat Al-Fatihah berisi dialog Allah dengan hambaNya.
3.   Bagian pertama Surat Al-Fatihah untuk Allah (dari الحمد لله sampai اياك نعبد) dan selanjutnya adalah bagian untuk hambaNya (dari اياك نستعين smp ولا الضالين)
4.      Dianjurkan membaca Surat Al-Fatihah dengan pelan dan dihayati, tidak perlu terburu-buru agar nuansa dialog dengan Allah terasa semakin mendalam.
5.      Dianjurkan selalu berdoa sebelum membaca Al-Fatihah.
6.     Sesudah membaca Al-Fatihah, hendaknya kita yakin bahwa doa kita dikabulkan Allah, karena Allah selalu menyatakan untuk hambaku apa yang ia minta.

Subhanallah, sungguh indah jika kita membaca Al-Fatihah dengan memahami artinya, dihayati dan dirasakan nuansa dialog dengan Allah. Saat jeda bacaan antara ayat seakan kita mendengarkan jawaban Allah sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.
Apabila kita menginginkan suatu target atau mencari solusi masalah, mohonlah kepada Allah dengan penuh keyakinan lalu membaca Al-Fatihah sebagai pendorong doa kita untuk diijabah Allah. Kita sering merasa lega dan senang jika sudah curhat kepada sesama manusia, tentu akan lebih bahagia lagi jika curhat kepada Allah.

No comments:

Post a Comment